««•»»
Surah Al Haaqqah 12
لِنَجعَلَها لَكُم تَذكِرَةً وَتَعِيَها أُذُنٌ واعِيَةٌ
««•»»
linaj'alahaa lakum tadzkiratan wata'iyahaa udzunun waa'iyatun
««•»»
Agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.
««•»»
that We might make it a reminder for you, and that receptive ears might remember it.
««•»»
Ayat-ayat ini menerangkan azab yang telah ditimpakan kepada kaum Nuh, sehingga semua mereka musnah; yang tinggal hanyalah yang ikut bersama Nabi Nuh A.S. menaiki bahtera.
Diterangkan bahwa setelah air menggenangi seluruh negeri disertai hembusan angin topan yang dahsyat, Allah memerintahkan agar Nabi Nuh dan orang-orang yang beriman bersamanya menaiki bahtera yang telah disediakan, agar mereka tidak termasuk orang-orang yang tenggelam.
Berdasarkan keterangan ini, sebahagian mufassir berpendapat, bahwa Nabi Nuh merupakan bapak manusia kedua setelah Adam. Karena beliau bersama orang-orang yang bersamanya yang tinggal, yang kemudian menurunkan seluruh manusia yang ada sekarang.
Allah SWT menyelamatkan semua orang-orang yang beriman dari banjir dan topan itu, serta menenggelamkan dan memusnahkan orang-orang yang ingkar kepada Nuh, agar peristiwa itu dijadikan dan pelajaran oleh orang-orang yang datang kemudian. Dengan demikian Allah SWT memperlihatkan kepada manusia kekuasaan dan kebesaran-Nya.
Dengan menceritakan kisah itu, agar telinga orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah, dapat mendengar dan mengambil manfaat dari wahyu wahyu yang diturunkan Allah dan mengamalkannya.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Agar Kami jadikan peristiwa itu) atau perbuatan ini, yaitu diselamatkan-Nya orang-orang yang beriman dan ditenggelamkan-Nya orang-orang yang kafir (peringatan bagi kalian) pelajaran (dan agar diperhatikan) supaya hal itu tetap diingat (oleh telinga yang mau mendengar) mau menerima apa yang didengarnya.
««•»»
so that We might make it, namely, this act, the saving of the believers and the destruction of the disbelievers, a reminder, a lesson, for you and that receptive ears, [ears] which remember what they hear, might remember it.««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
klik ASBABUN NUZUL klik
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Imam Nasai dan Imam Ibnu Abu Hatim, keduanya mengetengahkan sebuah hadis melalui Ibnu Abbas r.a. sehubungan dengan firman-Nya, "Seseorang telah meminta..."
(Q.S. Al-Ma'arij [70]:1)
Ibnu Abbas r.a. mengatakan, bahwa orang yang meminta agar azab diturunkan ialah Nadhr bin Harits. Nadhr mengatakan, "Ya Allah, seandainya Alquran ini adalah benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit." Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Saddi, sehubungan dengan firman-Nya, "Seseorang telah meminta..."
(Q.S. Al-Ma'arij [70]:1)
Saddi menceritakan, bahwa ayat ini diturunkan di Mekah berkenaan dengan peristiwa Nadhr bin Haris, karena sesungguhnya ia mengatakan, sebagaimana yang disitir oleh firman-Nya, "Ya Allah, jika betul (Alquran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau..."
(QS. Al Anfaal [8]:32)
Azab yang dia minta itu menimpanya pada waktu perang Badar (yakni dia mati terbunuh). Imam Ibnu Munzir mengetengahkan sebuah hadis melalui Hasan yang menceritakan, bahwa ayat ini,
yaitu firman-Nya,
"Seseorang telah meminta kedatangan azab yang akan menimpa."
(QS. Al Ma'arij [70]:1)
Orang-orang (yakni para sahabat) mengatakan, "Kepada siapakah azab itu akan menimpa?"
Maka kembali Allah menurunkan firman-Nya yang lain yaitu,
"..akan menimpa orang-orang kafir yang tidak seorang pun dapat menolaknya."
(QS. Al Ma'arij [70]:2)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 11]•[AYAT 13]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
12of52
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=69&tAyahNo=12&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#69:12